Diposkan pada Media Relations

Kunci Sukses Hadapi Wawancara Media

Setelah pemilihan kepala daerah beberapa waktu yang lalu, para pemenang pilkada pun menjadi daya tarik bagi para awak media. Ada yang diberikan waktu untuk wawancara, namun ada juga wartawan yang ditolak untuk wawancara sehingga berujung pada pemberitaan yang bernada sinis. Berbagai alasan membuat banyak tokoh dan para eksekutif takut menghadapi media, seperti pengalaman buruk dengan media yang berujung pada publikasi negatif atau merusak citra baik. Padahal, kerja sama yang baik dengan media akan menguntungkan bila Anda paham seni berkomunikasi dengan media.

Dalam bukunya Public Relations Techniques that Work, Jim Dunn memberikan tips-tips penting ketika berhadapan dengan para wartawan sebagai berikut.

Respon pertanyaan media dengan kompeten dan profesional

Para awak media, termasuk para kontributor, bisa menghadang dan memberondong banyak pertanyaan kepada Anda kapan dan di mana saja. Pastikan bahwa seluruh pertanyaan yang relevan mendapatkan respon yang sesuai dan professional.

Respon cepat pada panggilan media

Bila deadline merupakan musuh para media, maka informasi yang akurat beserta aksesnya adalah ladang ‘emas’ bagi para awak media. Pastikan Anda segera merespon ketika mendapat panggilan dari media. Jangan lupa seluruh informasi penting yang perlu disampaikan kepada media sudah ada di tangan Anda.

Tidak ada kata “off the record” dalam wawancara

Meskipun masih menjadi perdebatan, hindari “off the record” dalam wawancara karena bisa menimbulkan persepsi bahwa Anda sedang menyembunyikan sesuatu. Bila Anda tidak ingin media mengetahui lebih lanjut, jangan beritahu mereka.

Hindari memberikan informasi yang bersifat prediktif

Sudah tugas media untuk melaporkan fakta-fakta, maka berikan informasi yang berdasarkan fakta serta hindari informasi yang prediktif. Spekulasi fakta akan merugikan Anda bila nantinya para awak media menemukan fakta yang berbanding terbalik dengan spekulasi Anda.

Iklan

Penulis:

Lecturer and strategic communication practitioner for community-based organization.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s